Sunday, November 24, 2013

Lipstik

Merekah merona bagai senja Melepas dahaga bagai cumbuan Lelah langkah menepi dan menepis Sekilas tersilat rona kilau namun redup Berkicau kata kotor di daun telinga Rekahannya tak kuasa menggambarkan kegelisahan Ingin marah namun tak kunjung lepas Menahan hujat bagai menahan hujan Namun tak ada pawang yang bisa hentikan hujat Payungmu tak sanggup...

Halte Bodoh

Kamu tahu tentang halte? Tempat yang ramai penuh dengan manusia yang berbeda tujuan Itulah aku Aku Hatiku Pikiranku Waktuku Bagaikan halte Isinya ramai Tentang wajahmu Detikmu Dan kekasihmu Entah mengapa kekasihmu pun harus tersangkut dalam halte Tempat penantian ini seperti dipenuhi sarang laba-laba Ramai olehmu Ya.. Aku halte Kamu duduk manis...

Saturday, November 9, 2013

Chipmunk #3

*Kartu Shock Semalam, duo macan. Yakni sobat aku yang juga bergelut di belahan dunia sama di bumi biru lautan ini membuka pembahasan seputar Vitamin A. Kau tahu, vitamin A itu berguna untuk mata, ketika ada pria menyenangkan dari segi wajah, tentunya jadi vitamin mata. Hmm.. Satu per satu cowok di bahas, mulai dari dia cakep tapi... dia tinggi...

Chipmunk #2

*Sup Gelas Mungkin terkesan sengaja ingin mendekati. Tapi bukan itu faktanya. Kamu yang nangkring duluan di tempat kurang strategis ini untuk sekedar merasakan cenat-cenut beleng-beleng. Lebih tepatnya kamu tiduran di ayunan...

Thursday, November 7, 2013

Chipmunk #1

*Cinta Komet Tiba di satu tempat penuh warna dan lautan yang warnanya terlalu indah untuk status jomblo. Bukan suatu penghinaan untuk menjadi jomblo, tapi tempat ini terlalu indah untuk tidak di manfaatkan sebaik mungkin...

Friday, September 13, 2013

Monday, August 12, 2013

Friday, June 14, 2013

Maafkan Duri

Rintik hujan yang turun Seakan memberi duri arti baru Setiap titik hujan itu Adalah kebahagiaan Sinar bulan yang terang Seakan tanda Bahwa secerah itulah Rasa cintamu pada duri Dalamnya samudera Seakan pertanda Sedalam...

Untitled

Kupikir… Semua hanyalah nafas Yang hanya sekedar berhembus Melintas, pergi begitu saja.. Tapi… Saat kusadari kau tak peduli Dia merasuk Ku tak tahu, apakah sampai kehati Walau… Dia tak sepertimu Tetapi, dia seakan menggantikanmu Karena...

Menanti Kematianmu

Saya bingung dengan semua yang kita lewati Saya pun kadang tidak sadar dengan dirimu Tapi.... Saya lebih bingung Kata kotor apa yang pantas terucap untukmu WC buntu pun buntu untuk berpikir Kotoran apa yang pantas untuk menggambarkan wajahmu Sampah pun bingung, karena kau tak lagi bisa didaur ulang. Mengapa ada orang sepertimu? Hidup dengan kemarahan...

Thursday, June 13, 2013

Wadah Pembelajaran Hidup

Satu ruang kultural tak beratap. Serangkaian gambaran hidup terlihat jelas mengalur ke berbagai arah. Jalanan. Satu tempat yang membuat kita mampu berkata bahwa jalanan itu satu kebebasan namun penuh aturan. Tidak hanya aturan dalam berkendara, namun aturan untuk mempersiapkan diri untuk hadir di jalan lahir dengan sendirinya. Segenap persiapan layaknya...

Thursday, March 7, 2013

A Dream

Terbangun dari mimpi, sebuah mimpi yang mengantar kaki ini untuk sengaja menggapainya. Bukan sengaja, tidak untuk sengaja, melainkan terencana, pasti, bahkan mungkin target. Mimpi apa aku semalam? Bertemu seseorang yang kan membawaku pergi, melayang di awan, terjatuh di pelukan pangeran? Standar! Sudah bosan dengan cerita yang biasa, bosan dengan...

BLUR

Buram, bukan fokus, sama sekali tidak fokus. Ketika hitam ini terus kau rangkul, mati saja Kau! Bawa hitam ini sampai kau puas, hingga Kau sadar warna apa hitam itu. Untuk kesekian kalinya buram, tak terlihat fokus, tak...

Sunday, January 13, 2013

Bedanya Cinema 21 dan Cinema XXI

Bioskop pertama di Indonesia berdiri pada Desember 1900, di Jl Tanah Abang I, Jakarta Pusat, karcis kelas I harganya dua gulden (perak) dan harga karcis kelas dua setengah perak. Bioskop zaman dulu bermula di sekitar Lapangan...

Saturday, January 5, 2013

Simple Words

pakaian yang ia kenakan ini berwarna putih. tanpa sengaja tinta tertumpah di atas pakaiannya, namun hanya mengenai lengan kirinya. anehnya, semua mata tertuju pada pakaian yang lengan kirinya terkena noda, ada yang berkata "biarkan saja," ada yang berkata "nanti juga hilang," bahkan ada yang menyuruh untuk mengganti pakaiannya. Anehnya, mengapa noda...

Aku Yang Tidak Sempurna

Aku bohong pernah membencimu membuangmu hingga jauh dari ragaku bukan itu mauku bukan itu maksudku karena sungguh dalam doaku, ku pinta kau tuk kembali Sering ku marah padamu Protes semua caramu, hingga ku hancur tak pasti melebur...

Mengerti

Kata mengerti bagai satu ujian yang melanda kita sering menimpa kita menggoyahkan asa ini seakan ku tak pernah mengerti Kita mengerti bagai kapas yang ringan diterbangkan menjatuhkan kita mematahkan kepercayaan menganggap...

Langkah Mati

Satu hari ku melangkah mendekati hati mu jujur ku tak percaya ku begitu berani begitu percaya diri akulah yang terbaik Pernah ku berjalan tepat ke arahmu yakinku ini pasti ku begitu peduli mendekap dirimu seakan takkan...